Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Fresh graduate alias lulusan baru tentu saja merasa senang atas kelulusannya dari pendidikan perkuliahan. Namun, inilah titik di mana perjuangan yang sebenarnya dimulai, yaitu mulai melamar pekerjaan. 

Mencari pekerjaan bagi lulusan baru adalah kegiatan yang seolah menjadi makanan sehari-hari. Sayangnya, saat ini masih banyak sarjana ternyata kesulitan mendapatkan pekerjaan selepas masa pendidikannya. 

Hal tersebut bukan tanpa sebab, melainkan ada beberapa faktor yang perlu diamati. Berikut ini adalah beberapa faktor penyebab mengapa para lulusan baru kesulitan untuk cari kerjaan.

Baca juga : “Sertifikasi Kompetensi Untuk Lulusan Perguruan Tinggi diserap Industri

Banyak Fresh Graduate Minim Pengalaman

Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Pengalaman adalah bekal berharga dalam dunia kerja. Dunia pekerjaan sangat berbeda dari perkuliahan. Ini adalah hal yang wajib dipahami oleh semua mahasiswa dan sebaiknya mengetahuinya sejak masih di bangku perkuliahan.

Para pencari kerja dari kalangan sarjana baru kesulitan mendapat pekerjaan umumnya dikarenakan tidak memiliki pengalaman baik bekerja maupun berorganisasi. Minimnya pengalaman tentu saja membuat perusahaan tidak mau menggunakan tenaga mereka. 

Inilah pentingnya mengikuti aktivitas non akademik, misalnya magang atau aktif berorganisasi. Aktivitas tersebut tentunya akan menjadi nilai plus bagi seorang lulusan baru di mata perusahaan.

Jumlah Pencari Kerja Tidak Sebanding dengan Lowongan

Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Mendapatkan pekerjaan semakin sulit karena jumlah lowongan kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah job seeker. Setiap tahunnya terdapat ribuan lulusan sarjana yang menyelesaikan pendidikan mereka secara bersamaan.

Akan tetapi, ini tidak diikuti oleh banyaknya lowongan kerja di berbagai industri. Banyaknya jumlah pengangguran di antaranya adalah akibat dari lowongan kerja yang sangat terbatas.

Jumlah lowongan terbatas tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para sarjana baru. Mereka harus bersaing dengan ribuan job seeker lainnya yang juga mencari pekerjaan dan membangun karir di bidang tertentu.

Fenomena terbatasnya lowongan pekerjaan memang telah menjadi kondisi tersendiri sejak lama. Inilah mengapa pemerintah mendukung lahirnya para pengusaha baru yang nantinya dapat merekrut tenaga kerja sehingga turut meningkatkan kesejahteraan umum.

Fresh Graduate Kurang Mencari Informasi

Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Salah satu penyebab mengapa banyak sarjana baru belum mendapat pekerjaan alias menganggur adalah kurangnya kemauan untuk mencari informasi terkait lowongan. Sebagian job seeker hanya mengandalkan situs penyedia lowongan kerja.

Hal tersebut memang tidak salah, akan tetapi upaya ini tentu saja belum cukup untuk cari kerjaan. Sebaiknya Anda memanfaatkan internet semaksimal mungkin untuk mendapatkan informasi terkait dunia kerja.

Saat ini ada banyak universitas menyediakan platform berisi informasi tentang dunia kerja di berbagai industri. Manfaatkan fasilitas ini sebaik mungkin dan carilah jenis pekerjaan sesuai dengan kualifikasi Anda.

Pekerjaan tidak selalu di kantor. Tidak ada salahnya bergabung ke situs pekerja lepas dan menawarkan skill terbaik. Anda harus semakin kreatif di tengah persaingan ketat, salah satunya dengan menjadi pekerja lepas online. 

Lihat juga : “Kenali Potensi Diri Sebelum Masuk Dunia Kerja

Fresh Graduate Terlalu Pilih-Pilih

Faktor Penyebab Fresh Graduate Banyak Pengangguran

Tidak bisa dipungkiri, semua orang pastinya menginginkan karir dan pekerjaan yang baik sesuai dengan impiannya. Akan tetapi, Anda juga harus realistis melihat keadaan di mana lowongan kerja tidak sebanding dengan pelamarnya. 

Sayangnya, sebagian lulusan baru terkadang terlalu pilih-pilih dan tidak mau bekerja jika tidak sesuai standar idealismenya. Ini membuat mereka terus menjadi pengangguran yang berakibat tidak memiliki pendapatan.

Padahal, karir bisa dimulai dari mana saja. Sebaiknya Anda tidak hanya fokus pada jenis pekerjaan serta gaji yang diterima. Tidak ada salahnya mempertimbangkan potensi jenjang karir serta benefit lain meskipun posisinya kurang sesuai. 

Persaingan sebenarnya bukanlah siapa mendapat IPK terbaik di perkuliahan. Akan tetapi siapa yang sukses mendapat pekerjaan dan stabil secara finansial. Dengan cara cari kerja online secara aktif, kesempatan akan lebih terbuka.

Cara lain yang bisa menjadi solusi bagi para Fresh Graduate agar terhindar dari lamanya menjadi pengangguran adalah dengan mengembangkan skill yang dimiliki. Dengan mengikuti sertifikasi kompetensi, memiliki banyak keuntungan bagi para lulusan perguruan tinggi. dengan adanya sertifikasi tersebut, sertifikat yang anda dapatkan bisa digunakan sebagai bukti skill untuk melamar pekerjaan.

Tertarik untuk mengikuti Sertifikasi Kompetensi? Ada banyak macam-macam pelatihan sertifikasi yang bisa kamu ikuti di Sertifikasiku lho! mulai dari dunia pasar modal sampai teknologi digital. Informasi lebih lanjut bisa anda kunjungi web Sertifikasiku. (klik disini)

You might also like
Tags: , , , , ,

More Similar Posts

Menu